Fullness of Life by Angela Rachmat #TWC2016
Beberapa waktu kemaren diberi kesempatan ikut Treasure Women's Conference dan sangat diberkati dengan apa yang dibagikan oleh ibu gembala JPCC, Angela Rachmat. I love the way she present the simple idea of fullness of life in such a great way.
Thankyou suami tercintah udah mau beliin tiketnya. Tiket tahun depan udah kan bi? :P
Please enjoy!
Fullness of Life
Kelimpahan.
Do not compare apa yg kamu lakukan dg yg orang lakukan, demikian sebaliknya.
Perbandingan yg benar adalah:
Apa yg sehrsnya kita lakukan tp tidak dilakukan?
Apa yg bs kita beri tp tidak kita beri?
Kita tdk hidup utk sekedar eksis dan bertahan hidup.
Tujuan kita hidup adalah melebihi garis standard, krn pengorbanan Yesus terlalu mulia utk kita hidup dengan biasa2 saja.
That's the fullness if life.
Dont spend your life searching for the purpose of life without making your life count.
Hidup adalah untuk berbuah.
The fullness of life is about:
#1
Its not about what you have, but what you do with what you have
Matius 25:14-30
Perumpamaan tentang talenta
Engkau tidak hrs punya yg terbaik utk menghasilkan yg terbaik.
Yesus tetap memberikan yg terbaik yaitu hidupnya, sekalipun Ia berada di tempat terburuk dan paling hina.
Matius 25:25 (TB) Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Takut.
Hidup bukan berdasarkan perasaan.
Tuhan tdk memprtanyakan apa yg tdk ada di tanganmu.
Much means nothing if you don't do anything.
Fullness of life is not about having much.
Segala sesuatu dimulai dari benih kecil di ladang kehidupan kita.
Satu langkah iman sangat penting. Jangan khawatir dengan sedikit apa yg kamu miliki saat ini, karena itu adalah benih.
#2
Its not about how busy you are but how productive you are
Productive = fruitfull.
Living purpose instead of being busy.
Don't just be active, be effective.
We need to do something, not we need something to do.
Your purpose is discovered when you use your gifts and strenght for honorable reasons.
#3
Its not about what happen to you but how you respon what happen.
Yeremia 29:11 (TB) Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Kenapa hal buruk terjadi, padahal rancangan Tuhan bukan rancangan kecelakaan?
I dont know.
Apakah Tuhan hanya sekedar janji? Apakah Ia tidak peduli? Apakah Ia berdusta?
I don't think so.
Dengan apa kamu merespon?
Kemarahan, kekhawatiran, penyesalan?
Respon hidupmu dengan iman.
Tanpa iman kita tidak berkenan di hadapan Allah.
Iman adalah perjuangan.
Secara natural kita tdk suka dengan perjuangan.
If you dont fight for it, you wont get it.
Roma 8:5-6 (TB) Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Apakah Roh Tuhan ada di dalammu?
Uthe, you are stronger than what happen!
Yesaya 41:10 (TB) janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
It's up to you. You can curse or respon well.
Fullness of Life = fullness of God.
0 comments :