(Late) Countdown 2018: Before 30 project

08:17 utheychan 0 Comments




photo credit: pexels.com



Happy nu yeear!
*nulis postingan seminggu lebih setelah tahun baru aja belagak hepi nyu-yer*
Tapi..tapi...
2017 asli tahun paling cepet gak sih?*or is it just me? Hichic*
Buat saya dan suami, ini tahun dimana kami  berjalan dengan mengandalkan Tuhan aja. Habisnya bingung kita mau ngapain dan kemana di tahun ini.
Saya pindah kerja di jakarta.
Cari kontrakan di jakarta.
Ngontrakin Rumah di cikarang.
(Bisa) Liburan ke Bali bertiga untuk pertama kalinya.
Dilema cari sekolah buat Rion (jadi inget udah berniat bikin postingan tentang harga2 uang masuk sekolah di jakarta tapi ya gitu deh..., udah basi kali yee hahaha)
Akhirnya melangkah iman lagi dengan menyetor uang sekolah Rion 9 bulan sebelum tahun ajaran dimulai demi dapat diskonan.
Kemudian lihat saldo rekening dan ...hening.
Dulu inget banget kenapa mau pindah dari cikarang ke jakarta karena ingin keluar dari kenyamanan dan mencoba hal baru. Well, semoga spirit ini masih ada ya *lirik folder For-a-better-life-Plan di google drive yang isinya masih draft semua *
Intinya saya cuman mau ngucapin terimakasih kepada 2017 yang pastinya memberikan banyak sekali bekal dan amunisi buat saya memasuki tahun 2018. Harapan gak muluk2, bisa jadi istri dan ibu yang lebih baik (amiiiin) dan tentunya itu dimulai dari menjadi diri sendiri yang lebih baik. Thats why saya menulis before 30 project. Kalau  buat bapak2 life begin at 40, entah kenapa bagian ibu2 harus lebih cepet. Yes sis, kita udah mau umur 30 aja tahun ini. Harus mulai rajin merawat badan dan muka. Harus mulai sering2 refleksi diri. Dan..sebenarnya kenapa harus berjudul project before 30 ini karena saya sedang ingin memberi semangat kepada diri sendiri bahwa ini adalah something big. Something I dont want to miss. Something that I have to do it now or never.
Dan itu adalah (taraaaaa..):
Menjadi ibu yang bekerja dari rumah.
*krik..krik..krik*
Dari kapan tahun punya anak juga pengennya gini yak.
Nah, justru karena saya pengennya udah lamaaaa banget, makanya ini harus kudu segera diwujudkeun bapak ibu sekalian. Mengapa?
1. Biaya embak semakin mahal, apalagi daycare
2. Rion tahun ini masuk TK, soo..pengen juga saya dipanggil macan ternak.
3. Kerja 8-5 memang paling gampang lah klo untuk membangun cash flow yang stabil. But mau sampai kapan?
4. Ibu saya kerja, tapi di toko di rumah sendiri jadi anaknya tetap keurus. Tanpa embak. Its so inspiring to me *salim ke ibuk*
Pastinya gak akan semudah dan seindah yang tergambar di instagram2 yang saya follow sih, but..perubahan memang gak pernah mudah. Apalagi hari ini dengerin kotbah awal tahun tentang Reimagine.
Beriman=> bergerak => berani => kreatif.
Soo..doakan semoga terwujud ya harapan polos seorang ibu di menjelang usianya yang ke 30 ini. ‍♀️ meski belum benar2 yakin, tapi paling enggak harus lebih serius nyiapin plannya.
Hello 2018, this year is really important to me, please be nice yaa!

0 comments :

Mendadak ke Bali

08:17 utheychan 0 Comments

Ini ceritanya jalan-jalan yang kepengennya udah ngelebihin bumil ngidam. Udah dari sejak resign pengennya ngabisin cuti terus ke bali. Apalah daya kantor baru pengennya saya segera masuk. Dan tahu sendiri namanya karyawan probation pasti belum punya cuti. Begitu punya cuti, minta approval bapake boss musti sambil memelas. Eh, tunggu, ini mau posting tentang liburan apa ngedumel soal cuti ya? 🤔🤔

Haha.

So, ini dibilang liburan mendadak ada benarnya.
Karena cuma 2.5 hari dan beli tiket dan lalala lainnya cuma H-7.

Agak nekat sih.

Apalagi saya kan orangnya itung2annya tingkat sarjana matematika ya ( emang beneran sarjana itu sih 😆) jadi pesen pesawat dan hotelnya itu musti survey pake beberapa online booking apps. Padahal bedanya cuma berapa belas ribu rupiah sahaja tapi kepuasan untuk mendapat tiket dengan harga lebih murah tuh tiada banding.

Jadi waktu itu sempat kepincut fitur baru Hotel+Flight nya Traveloki.
#namasamaran #bukanendorse

Suami sangat menyarankan untuk cari hotel di Nusa Dua karena pantainya yang bagus. And cari hotel yang langsung menghadap pantai karena ini liburan bareng bocah umur 3 tahun. Gak mau ribet banget ya pak 😏

Setelah survey2 dan lihat review dapetlah hotel The Wangsa Hotel and Vila di Tanjung Benoa. Kenapa gak di Nusa Duanya banget yaaa karena kami harus memikirkan biaya  pendidikan buah hati kami ini yang harus dimulai tahun depan. Lebay, simply because  gelar sarjana saya tadi itu lho.

Kalau lihat di google map sih ke pantainya lumayan deket, so mulailah saya menggunakan fitur baru Traveloki tadi. Pertama pilih pesawatnya, begitu udah beres data penumpang lalalala, terus pilih hotelnya. Nah.

Disinilah keganjilan terjadi.
Harga yang muncul utk The Wangsa kok jauh lebih mahal daripada harga yang saya browsing? Padahal browsingnya juga di apps yang sama. Jadi ternyata, the wangsa ini punya dua pilihan, hotel and vila. Nah entah kenapa yang di fiturHotel+ Flight cuma muncul yg vila yang harganya tentu saja lebih mehong daripada harga hotel😩

Tapi karena memang harga hotel dan pesawatnya di apps ini paling murah dibanding yang lain, ya terpaksa saya pesan  hotel sama pesawatnya pake dua fitur terpisah.

Nah, yang paling membuat saya sangat sangat tidak menyesal harus melewati perjalanan panjang nyari tiket dan hotel murah tapi nyaman adalah karena The Wangsa Hotel and Vila itu beyond my expectation. Jauh lebih bagus dari foto-foto reviewnya kalau menurut saya.

Nyamannya hotel ini bikin waktu liburan yang singkat jadi gak kerasa karena bisa bermalas-malasan di hotel. Sumpah, homy banget.

Tapi ya tetep ada sesi pantai dan jalan-jalannya. Kurang lebih itinerary kami kemarin seperti ini.

Day 1
14.00-16.00 Jakarta-Bali
16.00-17.00 Menuju hotel
17.00-18.30 check in hotel & mandi (sempet main di kolam hotel bentar)
18.30 - 19.00 menuju Pirate bay
19.00-21.00 dinner di Pirate Bay plus main-main bentar di rumah pohon dan  dengerin debur ombak malam.
21.00-21.30 balik ke hotel dan bobok cantik

Day 2

07.00-08.30 Mandi + sarapan
08.30-09.00 ke pantai Menggiat
09.00-11.30 berenang di pantai
11.30-12.00 bilas dan cari makan siang
12.00-13.00 makan siang
13.00-13.30 balik hotel
13.30-14.30 bobok siang (bukan cuma Rion tapi bapaknya juga, emaknya buka email kerjaan #tetep)

14.30-16.0 ke Pulau Penyu
16.00-17.00  berenang di kolam hotel
17.00-18.00 mandi
18.00-19.30 cari makan malam di sepanjang jalan tanjung benoa
19.30-20.00 jalan-jalan di semacam hypermart (sumpah ga ada ide banget yaaa haha..)
21.00-22.00 gruntelan di kasur hotel sampai ketiduran

Day 3

07.00-08.30 mainan kolam lanjut di bathtube => itinerary macam apah ini 😂
08.30 -09.00 sarapan lalu check out
09.00-10.30 nyari oleh oleh di Krishna
10.30-11.30 nunggu boarding di playland bandara Ngurah Rai.

Huaaah...sampe jakarta baru kerasa klo liburannya singkat banget. Yaaa..gpp lah demi menjaga saya tetap waras di tengah my daily juggling between kehidupan keras meniti karir di ibukota dan menjadi seorang ibu seutuhnya di golden timenya Rion.

Semoga bermanfaat ya sharing ttg liburan ini! 😉

liburan, liburan dengan anak, liburan ke bali dengan balita, pantai menggiat, nusa dua bali, on budget traveling, short escape.

0 comments :

Life with a toddler summed up

22:15 utheychan 1 Comments

Sambil ngelirik bekas cakaran di tangan kanan dan coretan pulpen di tangan kiri, sayapun menghela napas panjang. Hello 3,5 tahun lebih of motherhood. Bekas cakaran Rion ini adalah hasil dari kepasrahan saya sebagai ibu yang udah ga tahu lagi gimana caranya ngasih tahu ne bocah supaya ga mukul, nyakar, nendang, jambak rambut, dan yang paling update: njulurin lidah tanda dia marah atau ga suka.

Mau marah, ga ada gunanya. Semakin ditimeout, dia semakin menjadi. Semakin saya marah, semakin dia menikmati. Kayaknya udah sering baca artikel parenting ( salah satunya artikel mbak Tika banget ini ) yang bilang 'Find any alternate way to say NO to our kids. Instead of saying jangan teriak2, lebih baik bilang 'Ibu bisa dengar suaramu, nak..'

Believe me.

I have been trying many ways.

Hasilnya? Usus saya tambah panjang.

Karena udah pasrah, sabtu kemaren pas Rion 'kambuh' lagi, saya menahan segala gejolak emosi antara marah sedih dan frustasi. Saya bilang ke Rion ' Rion suka ibu sedih? Suka kalau ibu marah? Suka lihat ibu sakit kalau dipukul atau dicubit? Kalau iya, yaudah cubit aja terus'

Siapa ibu yang ga sedih dan merasa gagal jadi seorang ibu ketika anak kita menjawab semua pertanyaan tadi dengan mengangguk? ;(

If you don't feel parenting is difficult, you don't do it right, says unknown person.

Ha, gatahu musti seneng apa sedih hahaha. Parenting idea is always sounds as sweet and easy until you do it.

Saya tanya sama si embak,kalau ibunya lagi kerja Rionnya gitu juga gak. Katanya enggak.

Aahh. Hati mulai berbungaa-bunga. Mungkin ne anak nyati perhatiannya emak bapaknya yang sibuk meniti kerir demi sebongkah berlian dan uang pangkal masuk SD di Jakarta.

'Tapi pernah mukul tangan gurunya di PAUD juga sih bu.'

Jengjeng.

Sedih lagi.

Si Ayah juga sometimes udah give up dan mulai naik volume suaranya kalau Rionnya udah gabisa dikasih tahu baik-baik.

Yang pasti menjaga emosi sebagai orang tua supaya menghindari hukuman fisik kepada anak dan terus sabar mengulang setiap nilai yang mau diajari ke anak itu ga gampaaaaaang samsek. *yang sepakat setuju seiman sepersaudaraan mana suaranyaaaa*

Itulah kenapa saya bilang di tulisan ini bahwa mendisiplinkan anak adalah hasil dari mendisiplinkan diri sendiri sebagai emak bapak.

Yang kadang menghibur saya adalah ketika saya berhasil mendistract Rion. Ketika dia mulai mukul atau jambak rambut, saya bilang 'eh kemarin di sekolah minggu ceritanya ada yang dimasukin goa singa ya. Siapa mau jadi singaaa?'

Kadang berhasil.

Kadang tidak.
Kalau ini terjadi, saya cuma bilang ke diri saya sendiri 'dia lagi nyari perhatianmu The, taroh handphone, matiin tv, maen bareng'

Kalau udah mencurahkan 1000 persen fokeus saya ke dia dan masih begitu juga?

goa singa manaa goa singa...

1 comments :

My fave place to go and be in weekdays 8-5

22:30 utheychan 0 Comments

Waktu interview untuk kerjaan yang sekarang, HRD nya nanya apa yang membuat saya betah di kerjaan yang sebelumnya sampai 4 tahun lebih. Dan baru sadar kalau di jaman serba startup kayak sekarang masa kerja itu terhitung cukup lama. Apa ya yang bikin saya betah, selain orang-orangnya yang ajaibnya di atas rata-rata, morning chapel tiap hari, wiu-wiu time alias sirine yang bunyi kalau ada yg bagi2 makanan?

Saya bertemu kantor ini pertama kali bukan waktu interview, tapi waktu ada project bikin video dari Compassion Indonesia sekitar tahun 2010. Kami sewa studio 1 CBN yang tersohor itu (konon terlengkap di Asia Tenggara, mungkin karena lokasinya di kota terlengkap di timur Jakarta hihihi. . Yg orang Lippo Cikarang pasti ngerti banget ^^).

Masuk ke studio 1 kayak berasa masuk dunia lain. Segala alat berat (lighting maksudnya) terpampang nyata di langit-langit, kamera-kamera segedhe bagong , plus crew yang keliatan keren (keliatannya lho yaa) menyambut saya dan teman-teman waktu itu. Ga pernah nyangka dua tahun kemudian saya ada di studio ini minimal sebulan sekali untuk all staff chapel. Beres tapping (syuting kalo kata orang awam mah) kami diajak keliling office tour sama PIC studio, Linda Riberu (yang sekarang jadi salah satu temen baiiik , kak Inda i love you muah). Kami ke ruang produksi, editing, Counceling Center, daaaaan....ruangan yang kini tinggal nama, ruang MPR. Namanya unik yaah,,katanya kepanjangan dari Media & Partner Relation. Di tiap ruangan pasto ada yang ditodong presentasi sama kak Linda ini. Nah, saya inget yang presentasi di ruang MPR ini adalah wanita cantik berambut agak ikal, yang kalo ga salah sih harusnya dia Nande Tika yang tersohor itu. Beliau menjelaskan apa yang dikerjakan departemen ini dan satu keyword yang mentrigger saya untuk menyimak adalah mereka melakukan sesuatu yang menurut saya keren banget, fundraising.

Waw.

Suddenly the world stopped and everything she said is the only sound in universe to my ears. *Lebay*

Hehehe, enggak gitu juga sih, tapi what my point is, di ruangan inilah saya bilang sama Tuhan 'seru juga ya kalau kerja disini.' Dan taraaa...hampir tiga tahun kemudian saya mendarat tepat di ruangan ini, melakukan dua hal yang saya sangat suka sehingga mau menempuh perjalanan Cawang-Cikarang PP tiap hari: menulis dan fundraising.

Long story short, di tempat ini saya belajar banyaaak sekali tentang dunia kreatif. Saya yang kuliahnya di jurusan yang membuat semua orang mengernyitkan dahi (read:Math)dan hanya punya pengalaman jadi HR and GA nya supir taxi, dipercaya untuk melakukan banyak hal yang menuntut kreatifitas tiap hari.

Terima kasih CBN.
Di dalam gedungmu yang homy itu, bukan hanya nada bising penuh ironi tentanv bekerja sekaligus melayani yang saya dengar, tapi juga passion dan visi yang terus digaungkan yang membuat saya akhirnya berani melangkah keluar dari perahu dan berjalan di atas air. *setel lagu Ocean nya Hillsong*

Hope to see you in the near future! (Dunno when and how but I believe it will be mindblowing)

0 comments :

Melatih Anak Mandiri Itu Butuh Keberanian

00:12 utheychan 0 Comments

Keberanian emaknya lebih tepatnya.

Sama seperti ketika membiarkan anak kita jatuh waktu belajar jalan, harusnya kita juga memberanikan hati untuk melihat dia mencoba dan gagal.

Oke, cukup sok bijak nya. Mari kita memberanikan diri untuk mengakui bahwa kadang2 sebagai seorang ibu, kita cenderung memberikan proteksi maksimal buat anak-anak kita.*bahasa saya udah kayak agen asuransi belom?*

Ga boleh ini, ga boleh itu. Sampai kadang lupa bahwa anak kita juga seorang manusia yang butuh belajar apa itu kegagalan. Membiarkan anak menghadapi kegagalan berarti sedang menyiapkan dia untuk hidup mandiri kelak. And speaking about independency, saya sedang belajar banget bagaimana membuat Rion lebih mandiri.

Pertama, lepas popok. Langsung berhasil? Tentu tidak. Buat ibu-ibu yang masih galau menghadapi proses melepas popok alias toilet training yang pasti penuh drama, you're not alone.

Saya termasuk ibu yang membatasi pemakaian pospak atau popok sekali pakai. Kalau di rumah atau bepergian yang tidak terlalu lama Rion pakenya cloth diapers atau clodi. Kalau pas pergi jauh atau ke gereja misalnya, pospak tetap pilihan paling praktis karena ga mungkin saya bawa clodi basah kemana2 kan. Umur dua tahun saya mulai lepas clodinya di rumah untuk membiasakan dia ngomong kalau mau pipis. Awalnya tentu aja masih suka pipis di celana dan di kasur..tapi puji Tuhan dalam beberapa hari dia sudah terbiasa bilang kalau  pipis. Yang maaih peer adalah melatih pup. Karena dia kalau pipis berdiri, dia pikir pup seyogyanya juga dilakukan dengan berdiri. Di atas kloset😂

Inipun setelah dibujuk bujuk rayu biar mau pup di toilet..sebelumnya mah tetep di celana sambil berdiri.

Selanjutnya, melatih Rion makan sendiri. Well, kali ini harus keluar modal sedikit yaitu hadiah: Robot Optimus Prime yg bisa transform jadi truck. Jadi tiap kali Rion mau makan sendiri dan gak disuapin, dia dapat bintang. Kumpulin 5 bintang, dan jadilah kami ke pasar gembrong beli optimus prime nya. Sepertinya saya terinspirasi dengan Alfamart yang selalu kasih stiker utk ditebus murah panci atau mangkok buat di microwave.

Setelah lulus dua tantangan dalam membuat anak mandiri ini, saya mencoba memberanikan diri untuk next level: ditinggal Sekolah Minggu sendiri di gereja. Ini sumpah susah banget. Saya pribadi belum melihat kesiapan dari Rion karena memang dia tumbuh bukan di daycare tapi dijaga oleh embak di rumah. Jadi saya gak yakin dia bisa dan mau tenang ditinggal bareng orang yang baru dia kenal. Walaupun udah berusaha ngenalin dengan kakak Sekolah Minggunya, membujuk pakai hadiah, meyakinkan bahwa saya nunggu di luar pintu. Tetap saja. Rion gak mau. Ibunya juga gak tega. Ya sudah. Bye. Hahaha. Receh banget semangatnya.😋😋

Padahal tahun ini Rion udah masuk TK A, yg artinya dia bener2 harus sekolah sendiri. Aaah..emak galau 😭😭

0 comments :

Follow me on bloglovin!

11:16 utheychan 0 Comments

<a href="https://www.bloglovin.com/blog/18461713/?claim=yunndwmb88r">Follow my blog with Bloglovin</a>

0 comments :

Di balik layar #AADC2

11:53 utheychan 2 Comments

Harus nunggu agak lama untuk menulis tentang film #AADC2 yang legendaris itu karena menghindari subyektivitas dalam menulis  ga sempat. Hari ini saya iseng lihat di Youtube lagi behind the scene yang digarap sangat apik dan akhirnya memberi cukup energi kepada saya menulis review ini.


Ya, film AADC tidak akan pernah dilupakan oleh para penontonnya, dan sekuelnya ini benar-benar mengobati kangen para penggemarnya. Kangen dengan setiap karakternya, jalan ceritanya yang sederhana namun menyentuh, dan yang paling memberi detak dalam film ini: sountracknya.

Nonton di bioskop dua kali membuat saya melihat film ini dengan sempurna. Sampai akhirnya saya dapat kesempatan ikut kelas Robert Ronny, excutive producer #AADC2 yang ngerjain project ini sama mbak Miles. Dia mengungkap sedikit 'dapur' nya sekuel film romantis paling legendaris (di jaman saya maksudnya hehe) ini.

Awalnya mbak Mira tidak mau memproduksi #AADC2 walaupun sudah banyak tawaran di awal-awal film pertama sukses di bioskop. Hingga di tahun lalu, rumah produksi Miles mendapatkan masalah keuangan yang cukup parah karena berinvestasi ke satu film yang gagal di pasaran, ada tawaran untuk membeli hak cipta AADC. Angka yang ditawarkan cukup tinggi. Pilihan hanya dua, menjual film ini atau rumah produksinya gulung tikar. Nah.Udah kayak alur cerita film holywood yak hehe. 

Di tengah kebimbangan, Robert Ronny datang dengan Legacy Pictures dan memberi solusi lain yaitu: membuat sendiri #AADC2. Jeng jeng. Mengapa? 

Kalau sampai hak cipta AADC jatuh ke rumah produksi nehi nehi (you know what) semua pemain inti pasti ga mau maen lagi. Mereka adalah aktor dan aktris yang cukup idealis. At least Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, dan Adinia Wirasti. Belum lagi ada kemungkinan AADC 3 dst. Cukup Tersanjung saja lah.

Bersyukurnya solusi ini bukan hanya menyelamatkan Miles Production, tapi juga Rangga, Cinta dan genknya. Ssst, awalnya hampir semua scene mau digarap di New York. Tapi budget berkata lain. Tapi hasil syuting di Jogja ga kalah oke kan ya gaes? 😃 3.6 juta penonton adalah buktinya.

Jadi, di balik layar sebuah film ternyata ada alur cerita sendiri. Kalau diberi kesempatan bertemu dengan mbak Mira Lesamana dan mas Riri Riza, saya akan berterimakasih luar biasa karena mereka telah berhasil membuat baper maksimal melanda para wanita di generasi saya. Dan mas Robert Ronny *sok ikrib*, you're rock! Kalau ga ada Anda, entah siapa yang akan memerankan #AADC2 dan mungkin Nicholas Saputra dan Dian Sastro akan pura2 amnesia kalau mereka pernah jadi Rangga dan Cinta.

2 comments :

Faith and Fear - Jose Carol

11:00 utheychan 0 Comments

Faith and Fear
Ada di dalam dimensi yg sama,.seperti gelap dan terang, panas dan.dingin, tp tidak bisa ada bersama-sama
What to do when you don't know what to do?
Panic attack, terjadi di pikiran.
1. Tempatkan Tuhan antara dirimu dengan yout circumstances
Jangan : Tuhan - aku - kondisi
Roma 10:17  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
FOR I AM YOUR GOD, FOR I AM WITH YOU
Yesaya 41:10  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
Mazmur 34:4  (34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
Filipi 4: 13
Amsal 14:27  Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.
Matius 10:31  Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
2. Tingkatkan pengharapanmu
Iman : spiritual force from Word of God
Pengharapan : your decision
Iman tanpa pengharapan adalah mati
Pengharapan mungkin muncul karena sesuatu yg sudah sering kau coba.
3. Tenggelamkan dirimu dalam KASIH
Dalam kasih tidak ada ketakutan
We need  4 hugs for survival
8 hugs for maintenance, 12 hugs for growth
Virginia Satir
Roma 8:35-39

0 comments :

God is looking for a partner -Kenny Goh #TWC2016

11:00 utheychan 0 Comments


3 kategori orang percaya
#1 Receiver
Seorang receiver percaya Tuhan menyediakan berkat dan menikmatinya. 
But, much means nothing if you don't do anything. 
Kalo kamu mulai bertanya, kok hidup kita gini2 aja, you are ready to go to the next stage.
Lukas 12:15 (TB)  Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
Ketamakan membuat unhappy.
#2 
Giver. 
They are happy. 
Busy giving to the others. 
Our God is a God of purpose.
A God of purpose has an agenda. 
2 Korintus 5:17-19 (TB)  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
2 Corinthians 5:18 (WEB)  But all things are of God, who reconciled us to himself through Jesus Christ, and gave to us the ministry of reconciliation; 
The ministry ofreconciliation.
1 Timotius 2:3-4 (TB)  Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
Agenda Tuhan adalah:
Semua org berdamai dg Dia
Diselamatkan
Pengetahuan akan kebenaran.
Kita adalah kawan sekerja Allah.
#3 
Partner. 
This is fullfillment 2.0
He is looking for Collabors.
This gonna be change the way you living life as mother, wife, employee, sister, and friend. 
Terms of Partnership.
1. Menjadi anggota keluarga
2. Memiliki visi yang sama (own the vision)
3. Memegang nilai yang sama.
4. Selalu memberi yang terbaik, bukan sisa.
Prioritas memberi seorang partner adalah visi dulu, them manage sisanya.
5. Bermurah hati /Generous
Daud: siapakah kami memberi kepada Tuhan pemilik segalanya?
Benefits of Partnership
1. Menemukan tujuan hidup, karunia, kekuatan.
2. Access to insode information/ Mendapatkan resep
Mazmur 103:7 (TB)  Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel.
Mental Partner
3. Allah menjadi sponsor
"When there is vision there is provision"
Matius 6:25-33
Carilah dahulu His priority and agenda, and God will sponsor you!
2 Korintus 9:8, 10 (TB)  Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
How to be a partner?
Live act like a partner?
Doa Bapa Kami = Doa Seorang Partner
1. Think like a partner.
2. Schedule like a partner. Bukan ttg jumlah atau nominal, tp tentang Prioritas.
3. Spend like a partner.
Again, bukan soal nominal dan jumlah.
How do i spen my money, so that Gods agenda can be done.
Markus 8:35-36 (TB)  Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Break your camp and be a partner!

0 comments :