(Late) Countdown 2018: Before 30 project
photo credit: pexels.com
Happy nu yeear!
*nulis postingan seminggu lebih setelah tahun baru aja belagak hepi nyu-yer*
Tapi..tapi...
2017 asli tahun paling cepet gak sih?*or is it just me? Hichic*
Buat saya dan suami, ini tahun dimana kami berjalan dengan mengandalkan Tuhan aja. Habisnya bingung kita mau ngapain dan kemana di tahun ini.
Saya pindah kerja di jakarta.
Cari kontrakan di jakarta.
Ngontrakin Rumah di cikarang.
(Bisa) Liburan ke Bali bertiga untuk pertama kalinya.
Dilema cari sekolah buat Rion (jadi inget udah berniat bikin postingan tentang harga2 uang masuk sekolah di jakarta tapi ya gitu deh..., udah basi kali yee hahaha)
Akhirnya melangkah iman lagi dengan menyetor uang sekolah Rion 9 bulan sebelum tahun ajaran dimulai demi dapat diskonan.
Kemudian lihat saldo rekening dan ...hening.
Dulu inget banget kenapa mau pindah dari cikarang ke jakarta karena ingin keluar dari kenyamanan dan mencoba hal baru. Well, semoga spirit ini masih ada ya *lirik folder For-a-better-life-Plan di google drive yang isinya masih draft semua *
Intinya saya cuman mau ngucapin terimakasih kepada 2017 yang pastinya memberikan banyak sekali bekal dan amunisi buat saya memasuki tahun 2018. Harapan gak muluk2, bisa jadi istri dan ibu yang lebih baik (amiiiin) dan tentunya itu dimulai dari menjadi diri sendiri yang lebih baik. Thats why saya menulis before 30 project. Kalau buat bapak2 life begin at 40, entah kenapa bagian ibu2 harus lebih cepet. Yes sis, kita udah mau umur 30 aja tahun ini. Harus mulai rajin merawat badan dan muka. Harus mulai sering2 refleksi diri. Dan..sebenarnya kenapa harus berjudul project before 30 ini karena saya sedang ingin memberi semangat kepada diri sendiri bahwa ini adalah something big. Something I dont want to miss. Something that I have to do it now or never.
Dan itu adalah (taraaaaa..):
Menjadi ibu yang bekerja dari rumah.
*krik..krik..krik*
Dari kapan tahun punya anak juga pengennya gini yak.
Nah, justru karena saya pengennya udah lamaaaa banget, makanya ini harus kudu segera diwujudkeun bapak ibu sekalian. Mengapa?
1. Biaya embak semakin mahal, apalagi daycare
2. Rion tahun ini masuk TK, soo..pengen juga saya dipanggil macan ternak.
3. Kerja 8-5 memang paling gampang lah klo untuk membangun cash flow yang stabil. But mau sampai kapan?
4. Ibu saya kerja, tapi di toko di rumah sendiri jadi anaknya tetap keurus. Tanpa embak. Its so inspiring to me *salim ke ibuk*
Pastinya gak akan semudah dan seindah yang tergambar di instagram2 yang saya follow sih, but..perubahan memang gak pernah mudah. Apalagi hari ini dengerin kotbah awal tahun tentang Reimagine.
Beriman=> bergerak => berani => kreatif.
Soo..doakan semoga terwujud ya harapan polos seorang ibu di menjelang usianya yang ke 30 ini. ♀️ meski belum benar2 yakin, tapi paling enggak harus lebih serius nyiapin plannya.
Hello 2018, this year is really important to me, please be nice yaa!
0 comments :